Browsing "Older Posts"

Halo sahabat selamat datang di website ilmubioteknologi.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  "Veteran" Yogyakarta (Abni), kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hallo intipers! Perkenalkan nama saya Abni Jelang Milani Syuhadha, kalian bisa panggil aku Abni. Saya merupakan mahasiswa Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  "Veteran" Yogyakarta tahun angkatan 2018. Disini saya akan berbagi cerita seputar Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  "Veteran" Yogyakarta. Simak yuk, guys!

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa aja sih yang dipelajari di Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta?

Dewasa ini, Agroteknologi merupakan program study yang sangat diminati oleh banyak calon mahasiswa. Prodi Agroteknologi menempati posisi kedua terbanyak peminat pada SBMPTN  setelah Kedokteran. Prodi Agroteknologi mempelajari berbagai macam teknologi yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman. Disini mahasiswa akan banyak mempelajari tentang bagaimana cara merencanakan dan merancang sistem produksi tanaman yang efektif dan efisien. Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  "Veteran" Yogyakarta akan banyak mempelajari tentang teknologi budidaya tanaman. Tentu saja di Prodi Agroteknologi ini akan banyak turun ke lapangan untuk praktek teori yang telah diberikan di dalam kelas.

Mata kuliah untuk praktikum yang sudah saya daya dapatkan selama 4 semester ini meliputi Praktikum Biologi Tumbuhan, Praktikum Dasar Teknologi Budidaya Tanaman, Praktikum Kimia Pertanian, Praktikum Dasar Perlindungan Tanaman, Praktikum Dasar Ilmu Tanah dan Kesuburan, Praktikum Pemuliaan Tanaman, Praktikum Teknologi Budidaya Tanaman Hortikultura, Praktikum Teknologi Budidaya Tanaman Pangan, Praktikum Teknologi Budidaya Tanaman Industri dan Perkebunan, serta Praktikum Manajemen Produksi Pertanian. Pada Praktikum Kimia Pertanian dilakukan di laboratorium untuk menguji beberapa senyawa kimia pertanian. Lapangan/Praktikum merupakan mata kuliah yang sangat menyenangkan karena selain dapat belajar tentang teknologi budidaya tanaman, mahasiswa juga menjadi tidak bosan karena terlalu lama berada di dalam kelas. Tapi jangan lupa pakai sunscreennya ya biar kulit nggak terbakar hehe:) Setelah melakukan praktek ke lapangan tentu saja ada pertanggungjawabann yang harus diselesaikan yaitu dengan membuat laporan hasil praktikum.

Terkadang calon mahasiswa sulit membedakan Prodi Agroteknologi dan Prodi Agribisnis UPN Veteran Yogyakarta. Walaupum berada dalam fakultas yang sama, yaitu Fakultas Pertanian, kedua prodi ini memiliki perbedaan yang sangat tampak. Prodi Agroteknologi akan banyak mempelajari tentang teknologi budidaya tanaman sedangkan Prodi Agribisnis akan banyak mempelajari tentang tata cara pemasaran hasil produksi pertanian. Oiya guys, di Prodi Agroteknologi ini juga akan mendapatkan mata kuliah Statistika yang tentu saja menarik banget untuk kalian yang suka menghitung.

Konsetrasi apa aja sih yang ada di Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta?

Apabila sudah memasuki semester 5 maka mahasiswa akan dapat menentukan minat yang akan mereka ambil. Peminatan di Prodi Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta ini meliputi Proteksi Tanaman, Pemuliaan Tanaman, dan Produksi Tanaman. Pada konsentrasi Proteksi Tanaman, mahasiswa akan banyak mempelajri tentang Epidemiologi, Teknologi Pengelolaan Hama, dan Teknologi Pengelolaan Gulma. Tentu saja pada konsentrasi ini mahasiswa akan mempejari semua yang berkaitan tentang cara memproteksi tanaman. Pada konsentrasi Pemuliaan Tanaman, mahasiswa akan banyak belajar tentang cara memperoleh varietas-varietas tanaman baru serta unggul. Mata kuliahnya meliputi Kultur Jaringan, Genetika Tanaman, Bioteknologi, dan lain-lain. Untuk konsentrasi Produksi Tanaman, mahasiswa akan banyak mempelajari tentang cara budidaya tanaman. Mata kuliah pada konsentrasi ini meliputi Teknologi Budidaya Tanaman Industri, Teknologi Budidaya Tanaman Hortikultura, dan lain-lain.

Kenapa sih takut masuk di Prodi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta?

Sebagian banyak orang menilai bahwa kuliah di Fakultas Pertanian bukanlah sesuatu yang dapat dibanggakan, bahkan banyak sekali yang menganggap bahwa jika hanya akan menjadi petani maka tidak perlu kuliah. Tentu saja hal tersebut sangatlah salah. Faktanya sampai saat ini pangan masih menjadi sesuatu yang paling utama dan paling dibutuhkan di semua negara. Pangan menjadi suatu sumber kekuatan dari sebuah bangsa, maka dari itu kita perlu memperdalam ilmu dibidang pertanian.

Khawatirnya seseorang untuk kuliah di Fakultas Pertanian adalah karena apabila kuliah di Fakultas Pertanian maka nantinya akan menjadi petani yang di Indonesia identik bahwa kehidupan seorang petani sangatlah sulit tercukupi.  Tentunya hal tersebut sangatlah salah. Petani dan buruh tani merupakan dua profesi yang berbeda. Petani merupakan perseorangan maupun beserta keluarganya yang melakukan usahatani dibidang pangan (Imanullah,2017). Sedangkan buruh tani adalah seseorang yang melakukan kegiatan atau pekerjaan di sawah atau di  ladang pertanian orang lain dengan diberi upah (Hafidoh,2017). Dengan mengetahui perbedaan dari kedua pengertian tersebut tentu kita sudah dapat mengetahui perbedaannya bukan? Menjadi petani bukanlah sesuatu hal yang memalukan, justru akan sangat bermanfaat bagi orang banyak, selain tentu dapat berkontribusi dalam mempertahankan ketahanan pangan dan meningkatkan kualitasnya, tentu juga akan dapat membantu memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Untuk dapat kuliah di Prodi Agroteknologi ini mahasiswa juga harus siap untuk banyak kuliah lapangan yang tentu akan banyak membutuhkan tenaga.

Prospek Kerja Prodi Agroteknologi?

Selain menjadi petani, prospek kerja Prodi Agroteknologi sangat banyak, meliputi menjadi pengusaha, bekerja di perkebunan besar, menjadi dosen, menjadi peneliti, dan lain sebagainya.

Harapan Setelah Lulus?

Harapan saya setelah lulus adalah agar dapat menjadi pengusaha yang sukses di bidang pertanian dan dalam membantu masyarakat luas dalam memberikan lapangan pekerjaan untuk menekan angka pengangguran yang ada di Indonesia. Selain itu saya juga berharap akan masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk dapat memulai bercocok tanam karena dengan bercocok tanam akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pada khususnya dan negara pada umumnya.

Kode konten: X413

 

Itulah tadi informasi mengenai Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  "Veteran" Yogyakarta (Abni) dan sekianlah artikel dari kami ilmubioteknologi.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional  “Veteran” Yogyakarta (Abni) oleh - ilmubioteknologi.xyz

By topglobal99 → Friday, August 14, 2020

Halo sahabat selamat datang di website ilmubioteknologi.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Magang Mandiri Perikanan Kelautan oleh - ilmubioteknologi.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memasuki fase semester enam hingga tujuh, mahasiswa akan dihadapkan dengan sebuah mata kuliah. Mata kuliah ini tidak seperti biasanya, yang hanya sebatas belajar di kelas, presentasi, mengerjakan tugas ataupun praktikum. Mata kuliah dengan embel-embel kata praktik di awal kalimat ini seketika membuat mahasiswa sadar jika ia sedang berada pada detik-detik menjelang kelulusan.

Sudah tau mata kuliah apa itu? Iyups, PKL (Praktik Kerja Lapang) atau PKM (Praktik Kerja Magang). Sedikit informasi, bahwa PKL adalah mata kuliah wajib 4 SKS dengan syarat telah mencapai 100 SKS (tergantung kebijakan kampus). Apa yang membedakan PKL dengan praktikum biasa? Jika praktikum biasanya dilaksanakan di dalam laboratorium atau dalam wilayah pengelolaan kampus. Sedangkan PKL dilakukan diluar kampus, baik dalam sebuah industri, instansi pemerintah hingga swasta. Tentunya hal ini tergantung penjurusannya.

Liburan Membawa Berkah

Nah, kali ini, kita akan membahas mengenai magang. Tapi magang bukan PKL atau PKM ya. Terus? Magang ini biasa disebut dengan magang mandiri. Karena magang dilakukan atas inisiatif sendiri dan bukan sebuah kewajiban. Lalu mengapa perlu magang mandiri? Jadi, setiap semester pasti mahasiswa akan diberi jatah waktu liburan kan? Mulai dari satu hingga tiga bulan lamanya. Kebanyakan mahasiswa akan memilih pulkam (pulang kampung) untuk melepas rasa rindu kepada keluarga. Sayangnya, waktu selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan itu banyak dimanfaatkan hanya untuk rebahan cantik alias bermalas-malasan di rumah. Oleh karena itu, penulis ingin membagikan sedikit pengalaman memaksimalkan waktu liburan.

Ya benar, ikut magang mandiri. Sebagai mahasiswa, sering merasa jika ilmu yang didapatkan selama di bangku perkuliahan hanya sebatas teori? Atau hanya menikmati praktikum yang gitu-gitu aja? Magang mandiri adalah solusinya. Dengan terjun ke lokasi magang, kita dapat mengetahui dan melihat langsung segala persoalan yang tidak bisa didapatkan di kampus. Selain itu, dengan magang mandiri bisa mempercantik CV loh hihi. Serta membuat diri kita memiliki nilai plus. Entah itu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Atau bersaing di dunia kerja. Yakin deh, jika kita sebagai mahasiswa aktif maka kita sudah selangkah lebih maju.

Beragam Bidang Ilmu Perikanan Kelautan

Di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB) ada 6 Program Studi, yaitu:

  1. Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP)

Pada prodi ini banyak mempelajari analisis kualitas perairan darat seperti halnya sungai, waduk dan danau.

  1. Budidaya Perairan (BP)

Jika kamu sering mendengar joke tentang ternak lele. Nah, di Prodi BP kamu akan mempelajari segala hal yang berhubungan dengan budidaya perikanan termasuk ternak lele.

  1. Teknologi Hasil Perikanan (THP)

Prodi ini merupakan prodi penulis yang banyak mempelajari teknologi pangan fungsional dan olahan poduk perikanan.

  1. Agrobisnis Perikanan (AP)

Dari namanya sudah jelas bukan? Prodi ini fokus pada ekonomi dan manajemen perikanan.

  1. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP)

Banyak yang salah kaprah jika PSP sama seperti THP, yaitu memanfaatkan hasil perikanan. Padahal di Prodi PSP lebih mengeksplorasi teknologi penangkapan mulai dari alat tangkap hingga kapal perikanan.

  1. Ilmu Kelautan (IK)

Apa yang membedakan IK dengan Oseanografi? Di IK mempelajari segala sesuatu mengenai laut secara umum. Mulai dari pengelolaan sumberdaya pesisir hingga konservasi.

Mempelajari Segala Bidang Ilmu Perikanan Kelautan

Setelah mengetahui apa saja program studi yang terdapat di FPIK UB. Pasti semua dapat menebak kira-kira tema magang apa yang cocok dengan disiplin ilmunya masing-masing. Tetapi jangan salah loh. Seperti halnya pada jurusan teknik, entah itu Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro akan memperoleh gelar Sarjana Teknik (ST). Maka di FPIK pun sama, semua prodi akan memperoleh gelar Sarjana Perikanan (S.Pi) kecuali Prodi Ilmu Kelautan yang memiliki gelar Sarjana Kelautan (S.Kel) atau Sarjana Ilmu Kelautan (S.IK).

Selain itu, saat tahun pertama perkuliahan (Semester 1 dan Semester 2) semua program studi akan mempelajari mata kuliah dasar dari program studi lain loh. Misalnya saja, THP akan mempelajari Ilmu Manajemen. PSP mempelajari Ilmu Bioteknologi dan seterusnya. Karena keunikan ini, wajib hukumnya jika mahasiswa Perikanan Kelautan minimal mengetahui bidang ilmu dasar perikanan kelautan. Sehingga bukanlah hal mustahil jika mahasiswa MSP mencoba peruntungan dengan mempelajari ilmu di bidang kelautan. Karena banyak dari alumni FPIK yang berkarir pada bidang diluar program studinya. Banyak lulusan Prodi THP yang bekerja di tambak. Lulusan PSP bekerja di industri pengolahan perikanan dan seterusnya.

THP Belajar di Tambak dan Ekowisata?

Sebagai alumnus Prodi THP, penulis pernah mencicipi magang mandiri sebanyak 3 kali. Dua kali di tambak udang vannamei dan sekali di ekowisata bahari. Biasanya waktu pelaksanaan magang per periodenya adalah dua minggu hingga satu bulan. Tergantung kesanggupan diri dan kesepakatan dengan pihak instansi magang. Lalu bagaimana cara memperoleh informasi magang? Nah, disini peran penting networking sangat terlihat. Bisa mencari informasi sendiri atau biasanya dari himpunan mahasiswa dan organisasi di fakultas yang memfasilitasi. Saat itu, penulis memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh organisasi fakultas.

Perlu diingat bahwa tujuan dari magang mandiri ini selain memanfaatkan waktu luang liburan semester. Juga untuk mempraktikkan langsung ilmu yang didapat selama kuliah. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri mulai dari fisik, mental dan tentunya finansial. Kebanyakan instansi tempat magang tidak memberikan upah, tergantung loh ya. Tetapi ada juga yang sekadar memberi uang makan atau membayar penuh. Ada juga yang menyediakan mess. Jika tidak, maka harus mencari kos. Dan magang biasanya dilaksanakan secara berkelompok lima hingga sepuluh orang.

Penulis pernah magang di tambak udang vannamei yang terletak di Probolinggo dan Tuban, Jawa Timur. Di Probolinggo, penulis dan teman-teman bersyukur karena disediakan mess serta diberi uang makan. Saat magang di Tuban, hanya ada mess untuk laki-laki, sehingga tim perempuan terpaksa untuk tinggal di kos yang kebetulan satu rumah dengan warga sekitar tambak. Selain itu, kami diberi upah di akhir magang dan bisa merasakan makan udang sepuasnya hehe. Disana kami mempelajari manajemen budidaya mulai dari pembenihan hingga pemanenan. Pengelolaan lahan dan juga analisis kualitas air tambak. Karena mahasiswa THP hanya mempelajari ilmu dasar dari budidaya, maka memaksa kami untuk berpikir keras dan belajar lagi. Inilah tantangannya, karena tidak ada yang tau bagaimana kedepannya. Bagaimana karir kita kedepannya, jadi harus mempersiapkan diri!

Setelah itu, penulis kembali magang di sebuah lokasi ekowisata di Malang. Beruntungnya pihak UB memiliki mess di dekat lokasi ekowisata. Kami hanya perlu membayar uang kebersihan. Ekowisata ini pastinya berbasis pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kami banyak dihadapkan dengan interaksi kepada masyarakat. Termasuk pula edukasi kepada anak-anak di sekitar lokasi ekowisata. Selain itu kami mempelajari manajemen pengelolaan sampah dan ekowisata berkelanjutan.

Eksplorasi Bukan Eksploitasi

Bagaimana kawan calon mahasiswa Perikanan Kelautan? Belajar di FPIK sangat keren dan asyik kan? Itu hanya gambaran dari magang mandiri. Masih banyak pilihan lainnya loh, mulai dari penangkaran penyu, rehabilitasi terumbu karang dan lainnya. Tertarik untuk belajar Ilmu Perikanan Kelautan? Baca juga pengalaman saya kuliah di Teknologi Hasil Perikanan Universitas Brawijaya

Itulah tadi informasi mengenai Magang Mandiri Perikanan Kelautan oleh - ilmubioteknologi.xyz dan sekianlah artikel dari kami ilmubioteknologi.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Magang Mandiri Perikanan Kelautan oleh - ilmubioteknologi.xyz

By topglobal99 → Sunday, August 9, 2020