Tags:

Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (Felix) oleh - ilmubioteknologi.xyz

By topglobal99 → Sunday, July 26, 2020

Halo sahabat selamat datang di website ilmubioteknologi.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (Felix) oleh - ilmubioteknologi.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Halo semuanya! Perkenalkan, nama lengkap dan panggilan saya Felix, dari Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada Angkatan 2015. Pada kesempatan kali ini, saya akan bedah jurusan yang super langka dan keren, yaitu Mikrobiologi Pertanian UGM. Penasaran kan? yuk langsung saja simak tulisan di bawah ini. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat saya balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Mikrobiologi itu belajar tentang kuman dan penyakit ya ?

Bisa dibilang ini merupakan salah satu mitos yang paling populer di benak masyarakat. Memang si, salah satu cakupan mikrobiologi itu terkait dengan penyakit dan hal-hal “kotor”. Namun, itu hanya satu dari ratusan topik yang bisa dibahas di mikrobiologi. Faktanya, mikroorganisme memiliki manfaat yang jauh lebih banyak dan menarik untuk dibahas. Sebut saja bioenergi, bakteri pendegradasi plastik, biofuel, biogas, biofertilizer, biopestisida, fermentasi, enzim, bioinformatika, dan masih banyak lainnya.

 Terus, Mikrobiologi UGM itu belajarnya apa saja ?

Kita mulai dari definisi dulu ya. Mikrobiologi sendiri berasal dari kata mikro yang artinya sangat kecil dan biologi yang artinya makhluk hidup. So, mikrobiologi secara umum itu mempelajari tentang mikroorganisme atau makhluk hidup yang berukuran terlalu kecil untuk dapat diamati dengan mata telanjang, sehingga membutuhkan bantuan alat. Mikroorganisme yang dimaksud seperti bakteri, virus, fungi, alga, sianobakteri, protozoa, dan lainnya.

Nah, disini Mikrobiologi Pertanian UGM akan mempelajari tentang pemanfaatan mikroorganisme dalam industri pertanian (dalam arti luas), lingkungan, dan pangan. Jadi, mata kuliahnya juga ga jauh-jauh dari pertanian dan mikrobiologi. Mata kuliah pertanian yang dipelajari adalah Pertanian Cerdas, Dasar Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tumbuhan, Klimatologi, Bioteknologi Pertanian, Perancangan Percobaan, dan lainnya. Mata kuliah mikrobiologi yang dipelajari adalah Genetika, Teknologi Enzim, Fisiologi Mikroba, Mikrobiologi Tanah dan Lingkungan, Mikrobiologi Akuatik, Mikrobiologi Agroindustri, Biodegradasi dan Bioremediasi, Bioinformatika, Biologi Sintetik, dan masih banyak mata kuliah menarik lainnya! Selain itu, temen-temen juga bisa memilih mata kuliah pilihan di jurusan maupun fakultas lain yang sekiranya sesuai peminatan, termasuk mata kuliah Perancangan Pengolahan Limbah, Arsitektur Lansekap, Teknologi Pangan, bahkan Fotografi hingga Politik.

Jadi, meskipun nama jurusannya mikrobiologi pertanian, sebenarnya jurusan ini tidak dibatasi pada sektor pertanian. Faktanya, sebagian penelitian mahasiswa akhir justru tidak terlalu berkaitan dengan pertanian. Ada yang membahas terkait biodegradasi plastik dan pewarna tekstil, ada juga yang membahas terkait produksi biomassa, antibiotik potensial, genetika molekuler, hingga pemanfaatan bakteri di industri pertambangan dan perminyakan.

 Kalau begitu, mata mata kuliah yang paling berkesan apa ya?

Sebenarnya antar mata kuliah mikrobiologi pasti memiliki kaitannya, cuman yang membedakan adalah praktikumnya. Nah disini, ada 2 praktikum yang menurutku paling berkesan dan favorit, yaitu Fisiologi Mikroba dan Mikrobiologi Pascapanen. Di praktikum fisiologi, teman-teman akan ngalamin yang namanya TINGGAL DI LAB, ya literally tinggal di lab selama 2 hari untuk pengamatan fisiologis mikroorganisme. Setiap 3 jam sekali teman-teman akan mengamati pertumbuhan dan produksi metabolit oleh bakteri dan yeast. Jadi, siap-siap bawa tikar, snack, dan topik gibahnya yang banyak ya! hihihi, karena ini bakal menjadi pengalaman seumur hidup sekali bareng teman seangkatan. Kalau di Mikrobiologi Pascapanen, teman-teman akan belajar tentang pengolahan hasil pertanian menggunakan mikroorganisme. Sebut saja bikin Kimchi, makanan fermentasi khas Korea. Lumayan kan, bisa nonton drakor sambil makan Kimchi buatan sendiri. Selain itu, di praktikum mata kuliah ini juga akan membahas terkait deteksi mikroba patogen dalam makanan, pembuatan tempe, silase (fermentasi pakan ternak), dan lainnya.

Kalau untuk mata kuliah pertanian sendiri, kebanyakan juga ada praktikumnya. Nah, hampir semua praktikumnya memiliki tugas wawancara langsung dengan petani. Jadi, teman-teman bisa mengetahui kondisi real di lapangan, nyambil rekreasi keliling Yogyakarta. Misalnya nih, dulu saya pernah wawancara petani bawang terkait hama dan penyakit di Bantul yang lokasinya dekat dengan Pantai Parangtritis. Jadi, sekalian deh habis wawancara main ke pantai. Pokoknya mata kuliah di pertanian bakal menjadi pengimbang mata kuliah mikrobiologi yang mayoritas dilakukan di laboratorium. Seru banget kan, ballance antara lab dan lapangan.

Wah makin menarik nih. Apakah jurusan ini juga ada konsentrasi atau peminatannya ?

Untuk peminatan studi sendiri, bergantung kepada tugas akhir (skripsi) yang akan dipilih oleh mahasiswa. Jadi, di sekitar semester 7, dosen akan menawarkan beberapa topik penelitian ke mahasiswa. Secara umum, fokus penelitian dosen mencakup peminatan lingkungan, pertanian, genetika molekuler, dan pangan. Topiknya pun berbeda-beda setiap tahun, tergantung dari trend dan proyek dosen.

Namun secara umum, peminatan lingkungan akan fokus ke industri pertambangan, bioremediasi, biodegradasi, dan logam berat. Peminatan pertanian akan fokus ke eksplorasi biofertilizer (pupuk hayati) potensial, mikoriza, dan peranan mikroorganisme untuk mendukung pertumbuhan tanaman di lingkungan yang kurang sesuai. Peminatan genetika molekuler akan mengerjakan analisis gen, transformasi sel, hingga ranah bioinformatika. Terakhir, peminatan pangan cakupannya lebih luas, terutama terkait studi antibiotik potensial maupun pengolahan hasil pertanian/perikanan.

Penelitian di laboratorium

 Boleh bagi tips kak supaya bisa menjalankan perkuliahan dengan baik di jurusan ini ?

Nah, buat sobat sekalian yang sudah mantap dengan jurusan ini, ada beberapa hal yang harus disiapkan, supaya proses belajar di jurusan ini lebih lancar. Keingintahuan menjadi modal pertama yang harus dimiliki oleh teman-teman sekalian. Selain itu, karena jurusan ini tergolong langka di Indonesia, maka teman-teman harus juga aktif mencari berita terbaru seputar mikrobiologi menggunakan bahasa asing. Jadi, menguasai bahasa asing seperti Inggris akan sangat membantu proses belajar di jurusan ini. Terakhir, teman-teman harus memiliki mental baja dan pantang menyerah, terutama di tingkat akhir. Seperti yang sudah dijelaskan, nantinya di semester akhir (7 ke atas), mahasiswa akan mengerjakan skripsi/proyek dosen secara mandiri, mulai dari hulu hingga hilir. Jadi teman-teman harus bersiap dengan yang namanya kegagalan, trial and error, dan pemecahan masalah (problem solving).

Mungkin ga kalau udah masuk jurusan yang sibuk ini, tapi juga aktif kegiatan ektrakulikuler?

Pasti dong, kalau itu bergantung pada time management pribadi. Mahasiswa mikrobiologi juga ada yang aktif di kegiatan non-akademik seperti bergabung di Unit Tari, Kegiatan Olahraga, Paduan Suara, Orchestra, Unit Berkuda, dan masih banyak lainnya, tergantung minat dan bakat. Selain itu, jurusan ini juga menyediakan wadah organisasi “Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi (Permahami)” agar bisa mengembangkan diri serta melatih kemampuan organisasi.

Untuk mengetahui kegiatan mahasiswanya lebih detail seperti lomba, exchange, extrakulikuler dan magang, teman-teman bisa langsung cek di website mikrobiologi: mikro.faperta.ugm.ac.id

 Lulusan mikrobiologi berarti pasti jadi guru biologi dong ?

Tidak, ini juga merupakan sebuah kekeliruan. Lulusan Mikrobiologi Pertanian UGM itu seolah memiliki 2 bidang keahlian, yakni mikrobiologi dan pertanian. Bisa dibilang lulusan mikrobiologi pertanian memiliki peluang kerja yang sangat bervariasi. Mulai dari perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertanian maupun pangan, peneliti, perbankan, pegawai negeri sipil, pendidik (dosen atau guru), konsultan, enterpreneur, industri bioteknologi, dan masih banyak lainnya. Tak sedikit pula alumni yang melanjutkan studi master dan dokter ke luar negeri, seperti Jepang, Belanda, Inggirs, Tiongkok, dan lainnya. Bahkan ada juga alumni mikrobiologi yang membuka usaha sendiri atau startup di industri energi terbarukan. Keren banget kan prospek kerjanya!

Terakhir kak, setelah lulus kakak mau ngapain?

Untuk saat ini, saya ingin bekerja terlebih dahulu di perusahaan berbasis lingkungan maupun pangan, agar bisa mengetahui passion saya yang sesungguhnya. Setelah mengetahui passion dan ilmu apa yang sekiranya paling relevan di industri, barulah saya akan meneruskan studi lanjut ke luar negeri.

Kode konten: X358

Itulah tadi informasi dari agen poker mengenai Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (Felix) oleh - ilmubioteknologi.xyz dan sekianlah artikel dari kami ilmubioteknologi.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post Tags:

Jillur Rahman

I'm Jillur Rahman. A full time web designer. I enjoy to make modern template. I love create blogger template and write about web design, blogger. Now I'm working with Themeforest. You can buy our templates from Themeforest.

No Comment to " Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (Felix) oleh - ilmubioteknologi.xyz "